Ratusan rumah rusak dan warga mengungsi akibat banjir bandang. Eratkan solidaritas bantu korban banjir bandang Sukabumi!
Hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah Sukabumi, hingga meluapkan Sungai Citarik – Cipeuncit dengan ketinggian air 5 hingga 6 meter pada hari Senin (21/9), pukul 17.00 WIB. Hal ini mengakibatkan banjir bandang di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Data sementara BPBD Sukabumi mengidentifikasi kerugian di tiga kecamatan ini antara lain, rumah rusak berat 6 unit, rusak sedang 3, sedangkan rumah terdampak 306 unit.
Sarana publik yang terdampak antara lain jembatan rusak berat 10 unit dan mushola terendam 1 unit. Sedangkan 210 keluarga mengungsi dari Kecamatan Cicurug.
Sebagai lembaga kemanusiaan, Dompet Dhuafa melalui DMC (Disaster Management Center) Dompet Dhuafa langsung turun ke lapangan untuk membantu evakuasi korban, membersihkan sisa lumpur dan material banjir, serta membuka posko dapur umum untuk para pengungsi dan tim evakuasi.
Berdasarkan laporan tim yang berada di lokasi setempat, (23/9) terdapat 2 jiwa meninggal dunia, 1 jiwa hilang, 8 jiwa luka-luka, 12 rumah hanyut dan 234 rumah terendam banjir bandang.
Sementara itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca wilayah Provinsi Jawa Barat pada 22 dan 23 September 2020 masih berpotensi hujan dengan disertai kilat atau petir dan angin kencang.
Rasa kemanusiaan kita tengah di uji. Mari ringankan korban banjir bandang Sukabumi
Sejak tahun 1993, Dompet Dhuafa membentang kebaikan ZISWAF Anda kepada lebih dari 19 juta penerima manfaat
Mari bersama tumbuhkan ZISWAF untuk berdayakan umat