Pernahkah sahabat mendengar ajakan mengaji yang disiarkan melalui masjid di kampung?
.
Panggilan itulah yang seringkali “menjemput” semangat anak-anak untuk mengaji. Anak-anak yang tadinya masih bermain, segera bergegas mandi dan berganti pakaian muslim untuk berbondong ke masjid.
Namun, bagi anak-anak Ronting (Manggrai Timur, NTT ) panggilan mengaji sudah menggema di hati mereka meski tanpa suara ajakan dari masjid. Listrik sangat terbatas karena PLN belum menjangkau, masjid pun sunyi dari panggilan adzan atau pun penggilan mengaji.
Listrik dari mesin diesel beberapa warga baru ada mulai pukul 6 sore hingga 10 malam. Selebihnya, warga harus melewati hari dalam gelap dan tanpa listrik.
Apakah artinya mereka jadi malas mengaji? Nyatanya tidak.
Sembari masjid dibangun, justru anak-anak tetap mendatangi rumah ustad dengan hati yang riang gembira. Meski kadang jika ustad tidak sedang ada di rumah anak-anak pun harus harus pulang dengan kecewa.
Ada harapan besar saat “Listrik untuk Masjid Pelosok” di Masjid Al-Istiqamah, Ronting, Manggarai Timur, NTT terwujud. Lantunan azan dan semarak suara anak-anak mengaji akan menghiasi desa pesisir ini.
Karenanya, yuk bantu mereka dengan doa dan donasi sahabat melalui:
Atau Transfer Langsung melalui
Rek.Mandiri 101.000.5968.266
a.n Yayasan Dompet Dhuafa Republika
Semoga kebaikan teman-teman akan dibalas dengan kebaikan yang berlipat oleh Allah SWT ya! Terima kasih 🙂
Bagikan kampanye ini ke media sosial kamu