19 September lalu, telah diletakkan batu pertama untuk pembangunan Rumah Sakit Hasyim Asy’ari di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Mengapa harus bangun Rumah Sakit Khusus Dhuafa?

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), 

Sekitar 25,14 juta/orang Indonesia masih berada dalam angka garis kemiskinan. Bagaimana jadinya jika mereka jatuh sakit?

Walaupun memang ini menjadi tugas Pemerintah, namun kita harus ambil andil dengan “Saling Berbagi Sesama”.

Dompet Dhuafa  bersama Pesantren Tebuireng bermaksud memperluas jaringan layanan kesehatan bebas biaya ke lebih banyak dhuafa di Jombang-Jawa Timur.

Pondok Pesantren Tebuireng mewakafkan seluas tanah satu hektar yang akan akan dibangun rumah sakit khusus dhuafa.

Rencana Fasilitas RS Hasyim Asyari

  1. Poliklinik
  2. Dokter Spesialis
  3. Ruang Rawat Inap
  4. Unit Gawat Darurat
  5. Apotek
  6. Metode Pengobatan Komplementer

400.000 Dhuafa telah Merasakan Manfaatnya

"Saya gak punya duit sepeser pun waktu istri saya harus operasi caesar. Beruntung, ada rumah sakit yang bisa berobat gratis seperti di RS AKA Medika Dompet Dhuafa ini."
Bapak Suparman
Pasien RS AKA Medika Dompet Dhuafa
"Alhamdulillah sekarang saya bersyukur sekali sudah dapat melihat dengan jelas, berkat bantuan dari dokter Rumah Sakit Mata Achmad Wardi Dompet Dhuafa tanpa harus bayar apapun."
Ibu Nurkiya
Pasien RS Mata Achmad Wardi Dompet Dhuafa
"Saya menderita tumor otak sehingga saya tak bisa bekerja lagi. Setelah pergi ke RS AKA Medika Sribhawono Dompet Dhuafa, Alhamdulillah saya bisa bekerja lagi."
Ibu Tini Nursella
Pasien RS AKA Medika Sribhawono

Masih ada 50.000 Dhuafa Butuh Bantuan Setiap Tahunnya

Setiap Wakaf di atas Rp1jt. Akan Mendapatkan Sertifikat wakaf.

dompet dhuafa putih web

#BeraniBerbagi

Sejak tahun 1993, Dompet Dhuafa membentang kebaikan ZISWAF Anda kepada lebih dari 19 juta penerima manfaat

Mari bersama tumbuhkan ZISWAF untuk berdayakan umat

Legalitas

  • Lembaga Amil Zakat Nasional sesuai SK Menteri agama No 239/2016.
  • Nazhir Wakaf, sesuai SK BWI No 36.74.3.1.00001/2011 (wakaf aset) dan No 3.3.00100/2015 (wakaf uang).
  • Pengurang Penghasilan Kena Pajak (PKP) sesuai keputusan Dirjen Pajak No. PER-11/PJ/2017